SOS Children's Villages Indonesia Run To Care

Run to Care, Ribuan Langkah Kebaikan untuk Anak Indonesia

Home » Run to Care, Ribuan Langkah Kebaikan untuk Anak Indonesia

Di balik semangat olahraga dan ketangguhan fisik, Run to Care menyimpan makna yang jauh lebih dalam. Gerakan sosial yang diinisiasi oleh SOS Children’s Villages Indonesia ini bukan sekadar ajang lari jarak jauh, tetapi sebuah perjalanan kemanusiaan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pemenuhan hak-hak anak di Indonesia.

Sejak pertama kali digelar pada tahun 2016, Run to Care telah menjadi wadah bagi ratusan pelari dan ribuan pendukung untuk berkontribusi dalam upaya melindungi dan memberdayakan anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua. Melalui semangat solidaritas dan aksi nyata, kegiatan ini berhasil mengubah olahraga menjadi gerakan sosial yang membawa dampak positif bagi masa depan anak-anak Indonesia.

Awalnya, Run to Care dimulai oleh 44 pelari yang berinisiatif menggalang dana untuk pendidikan anak-anak binaan SOS Children’s Villages. Aksi kecil itu kemudian berkembang menjadi gerakan nasional. Salah satu tokoh yang berperan penting dalam perjalanan ini adalah Gatot Sudariyono, sahabat SOS yang berlari sejauh 550 kilometer dalam tiga event Ultra Marathon dan satu event independen bertajuk Run for Children. Langkahnya menjadi simbol dedikasi tanpa batas dalam memperjuangkan masa depan anak-anak.

Seiring waktu, Run to Care terus berkembang menjadi kegiatan tahunan berskala besar. Tahun 2017 menjadi tonggak penting dengan digelarnya Run to Care “Village to Village” sejauh 155 kilometer dari Cibubur menuju Lembang, diikuti oleh 75 pelari. Setahun berikutnya, 275 pelari menempuh rute 150 kilometer dari Yogyakarta menuju Semarang dengan tema #JadikanAnakMudaHebat. Pada 2019, Denpasar menjadi tuan rumah bagi 343 pelari yang menempuh 157 kilometer hingga ke Village Tabanan, membawa pesan #TogetherForChildren.

Masih di tahun 2019, lima pelari tangguh, yaitu Nicky Hogan, Gatot Sudariyono, Beny Syaaf, Carla Felany, dan Vonny Anggarini, menorehkan sejarah dengan berlari sejauh 250 kilometer dari Meulaboh ke Banda Aceh untuk kampanye #AnakAcehHebat. Total jarak kebaikan yang telah ditempuh Run to Care pun terus bertambah, melampaui 1.300 kilometer, termasuk pelaksanaan Run to Care Flores 155KM pada tahun 2020.

Setiap kilometer dalam Run to Care memiliki makna. Di balik peluh para pelari, ada semangat untuk membantu anak-anak agar bisa tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih, mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, serta kesempatan untuk mandiri. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata dari misi SOS Children’s Villages Indonesia dalam mendukung anak-anak yang kehilangan pengasuhan, serta membantu keluarga yang berisiko terpisah agar tetap dapat hidup bersama.

Tahun 2025 menjadi momentum penting dengan diselenggarakannya Run to Care di Jakarta sejauh 150 kilometer. Di tengah gemerlap ibu kota, kegiatan ini membawa pesan kuat #BreakTheCycleOfSeparation, mengingatkan bahwa masih banyak anak yang harus tumbuh tanpa kasih sayang orang tua. Melalui kegiatan ini, SOS Children’s Villages berupaya mengedukasi masyarakat bahwa setiap anak berhak atas cinta, perlindungan, dan kesempatan yang sama untuk menggapai masa depan.

Lebih dari sekadar olahraga, Run to Care telah menjadi simbol kolaborasi, empati, dan kepedulian. Gerakan ini mempertemukan orang-orang dari berbagai latar belakang untuk berlari bersama demi tujuan yang mulia: memastikan setiap anak di Indonesia dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang.

Dari tahun ke tahun, Run to Care membuktikan bahwa perubahan sosial bisa dimulai dari langkah kecil. Melalui kerja konsisten SOS Children’s Villages Indonesia, semangat kebaikan ini terus berlanjut, menebar inspirasi bagi siapa pun yang percaya bahwa masa depan anak-anak Indonesia adalah tanggung jawab bersama.