Melalui kepekaan musikal dan kejujuran dalam bercerita, Chloe Stroll perlahan mengukuhkan posisinya sebagai penyanyi dan penulis lagu yang mampu menyentuh sisi emosional pendengar. Karakter ini dinilai akan mudah beresonansi dengan audiens Indonesia dan Asia Tenggara yang memiliki kedekatan kuat dengan musik bernuansa personal serta lirik yang intim.
Album debut “Bloom in the Break” sendiri mendapat sambutan positif sejak perilisannya. Berbagai media musik internasional menyoroti kekuatan melodi yang memikat, lirik yang emosional, serta keberanian Chloe menghadirkan kisah kerentanan secara autentik. Sejumlah single seperti “You’re OK”, “I Stood My Ground”, dan “Home” bahkan telah mengudara di BBC Radio 2 dengan total jangkauan lebih dari 1,3 juta pendengar.
Secara musikal, “Bloom in the Break” digarap bersama nama-nama besar di industri musik global. Chloe bekerja sama dengan Walter Afanasieff yang dikenal lewat kolaborasinya bersama Mariah Carey dan Celine Dion, Swagg R’Celious yang pernah terlibat dalam karya H.E.R. dan Babyface, serta Kevin Bard yang bekerja dengan Dan + Shay dan Andy Grammer. Sentuhan para produser ini menghasilkan pop kontemporer berstandar internasional, namun tetap terasa hangat dan personal.
Proses kreatif album ini berlangsung panjang dan intim. Dari lebih dari 70 lagu yang ditulis, Chloe akhirnya memilih 12 trek yang paling merepresentasikan perjalanan emosionalnya. “Bloom in the Break” menjadi refleksi atas luka masa lalu, proses belajar, hingga penyembuhan yang membentuk dirinya saat ini. Judul album tersebut ia maknai sebagai metafora ketangguhan, layaknya bunga indah yang mampu tumbuh menembus kaca retak, simbol bahwa keindahan dan kekuatan dapat lahir dari patahan hidup.
Sebagai bagian dari perayaan perilisan album, Chloe juga merilis video musik resmi untuk single fokus berjudul “Home”. Lagu balada emosional ini terinspirasi dari kisah cintanya bersama sang suami, atlet Olimpiade Scotty James. “Saya berharap ‘Home’ bisa menjadi lagu pernikahan seseorang,” ungkap Chloe. Ia menambahkan bahwa baginya, rumah bukanlah sebuah tempat, melainkan orang yang kita cintai.
Desember 2025 pun menjadi penanda penting dalam perjalanan karier penyanyi asal Kanada ini. Chloe Stroll resmi memperkenalkan “Bloom in the Break” sebagai album debutnya, sebuah karya yang merangkum kejujuran, kehangatan, serta kisah personal yang dibalut vokal lembut namun penuh kekuatan. Album ini telah tersedia di seluruh platform streaming digital dan langsung menarik perhatian pendengar global, termasuk di kawasan Asia Tenggara.
Daftar Lagu Bloom in the Break:
Hurricane
Thin Air
Run
I Stood My Ground
Water Over Sand
Love in the Dark
Prisoner
Passenger Seat
You’re OK
Home
Without You
A Lot to Give


